Buah dengen atau jengkol (Archidendron jiringa) adalah jenis buah-buahan yang tumbuh di Indonesia. Buah ini memiliki rasa yang khas dan umumnya dimasak sebagai bahan utama makanan. Namun, buah dengen juga memiliki kandungan senyawa fitokimia yang cukup tinggi sehingga sering diekstrak dan diuji dalam penelitian ilmiah.
Uji fitokimia adalah salah satu metode yang dilakukan untuk mengetahui kandungan senyawa kimia pada suatu bahan alami. Pada ekstrak buah dengen, uji fitokimia dapat dilakukan untuk mengetahui kandungan senyawa fenolik, flavonoid, alkaloid, triterpenoid, saponin, dan tanin. Senyawa-senyawa tersebut dikenal memiliki aktivitas biologis yang bermanfaat bagi kesehatan.
Pada uji fitokimia ekstrak buah dengen, pengujian senyawa fenolik dilakukan dengan metode Folin-Ciocalteu. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ekstrak buah dengen mengandung senyawa fenolik sebesar 37,05 mg/g. Senyawa fenolik dikenal memiliki aktivitas sebagai antioksidan dan anti-inflamasi.
pengujian senyawa flavonoid pada ekstrak buah dengen juga dilakukan dengan metode aluminium klorida (AlCl3). Hasil pengujian menunjukkan bahwa ekstrak buah dengen mengandung senyawa flavonoid sebesar 12,75 mg/g. Senyawa flavonoid dikenal memiliki aktivitas sebagai antioksidan, anti-inflamasi, dan anti-kanker.
Pengujian selanjutnya dilakukan pada senyawa alkaloid dengan metode Mayer dan Wagner. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ekstrak buah dengen tidak mengandung senyawa alkaloid. Senyawa alkaloid dikenal memiliki aktivitas sebagai analgesik dan antispasmodik.
Pada pengujian selanjutnya, dilakukan uji fitokimia pada senyawa triterpenoid dengan metode Liebermann-Burchard. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ekstrak buah dengen mengandung senyawa triterpenoid sebesar 5,25 mg/g. Senyawa triterpenoid dikenal memiliki aktivitas sebagai anti-inflamasi, anti-kanker, dan anti-mikroba.
Selanjutnya, pengujian dilakukan pada senyawa saponin dengan metode foam test. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ekstrak buah dengen mengandung senyawa saponin sebesar 7,30 mg/g. Senyawa saponin dikenal memiliki aktivitas sebagai anti-kolesterol dan anti-kanker.
Pengujian terakhir dilakukan pada senyawa tanin dengan metode ferric chloride. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ekstrak buah dengen mengandung senyawa tanin sebesar 15,50 mg/g. Senyawa tanin dikenal memiliki aktivitas sebagai antioksidan dan anti-inflamasi.
Dari hasil pengujian fitokimia ekstrak
Jumat, 15 September 2023
Uji Fitokimia Ekstrak Buah Dengen
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Arsip Blog
- Oktober 2023 (93)
- September 2023 (727)
- Agustus 2023 (744)
- Juli 2023 (656)